FOLKBEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi, Nawal Husni, mendorong Pemerintah Kota Bekasi memanfaatkan fasilitas milik daerah sebagai ruang berjualan bagi pelaku UMKM. Menurutnya, langkah ini penting untuk memperkuat tumbuhnya ekosistem UMKM di Kota Bekasi.
Fasilitas yang dimaksud termasuk halaman kantor pemerintahan, plaza, atau area publik yang memungkinkan dimanfaatkan sebagai sentra kegiatan UMKM.
“Kantor Wali Kota Bekasi itu ada plazanya, kenapa tidak dimanfaatkan untuk UMKM berjualan, termasuk halaman kantor DPRD Kota Bekasi. Kan bisa dipakai misalnya hari Minggu saat Car Free Day atau pas malam minggu,” ujar Nawal Husni, Sabtu (15/11/2025).
Ia menegaskan bahwa Pemkot Bekasi harus menjadi pihak yang mengawali pembentukan ekosistem UMKM, bukan sekadar mengklaim hadir setelah UMKM berkembang dengan sendirinya.
“Yang kita butuhkan saat ini membentuk sebuah ekosistem untuk memajukan UMKM. Pemkot Bekasi harus mengawalinya, bukan sudah ada kemudian Pemkot Bekasi mengklaim ikut membentuk,” ucapnya.
Selain penyediaan tempat, Nawal juga menilai bahwa pelatihan rutin sangat penting agar UMKM dapat naik kelas. Ia bahkan baru saja menggelar pelatihan UMKM bersama para pelaku usaha.
“Bikin dan perbanyak pelatihan-pelatihan bagi pelaku UMKM. Saya saja sebagai anggota dewan belum lama ini membuat pelatihan UMKM,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM, Ridho, menyambut baik dorongan tersebut. Ia mengatakan bahwa tempat berjualan menjadi masalah utama bagi banyak pelaku usaha kecil.
“Kita sebagai pelaku pasti mendukung kalau pemerintah mau menyediakan tempat buat kami berjualan. Karena memang tempat itu urgen, tidak mudah mencarinya dan tidak murah,” ujarnya.
(ADV/Humas DPRD Kota Bekasi)
